|
Ditulis oleh Dikky Zulfikar
|
|
Saturday, 08 August 2009 |
**Tulisan ini saya dedikasikan kepada TJS dan Tim yaitu Kepala Bidang Bisnis & Investasi STAN’93 Community yang berencana mengadakan workshop tentang Kebebasan Financial pada momen hari kemerdekaan nanti. Ayo TJS dan tim, wujudkan acara tersebut, kami butuh pengetahuan tentang manajemen dana keluarga.**
Bu Anggraeni, seorang agen asuransi, mengatakan bahwa seorang laki-laki kepala rumah tangga jangan berinvestasi pada asuransi link sebelum memiliki asuransi jiwa dan asuransi pendidikan.
Terus terang sebelum mendapatkan nasehat dari Bu Anggraeni, saya masih bingung menentukan apa yang menjadi prioritas dalam berasuransi. Kita seringkali mendapatkan tawaran asuransi, baik itu asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi link, dan berbagai macam jenisnya. Karena banyaknya tawaran tersebut, saya secara pribadi menjadi bingung dan tidak tahu mana yang harus diprioritaskan. Menurut agen asuransi semuanya baik dan perlu. Bahkan pernah terjadi, saya mengasuransikan mobil saya, tapi tidak mempunyai asuransi untuk jiwa saya, konyol kan.
Saya pikir, nasehat Bu Anggraeni sangat masuk akal. Sebagai seorang kepala rumah tangga dan pencari nafkah posisi seorang laki-laki memang sangat strategis dan menentukan. Keberadaannya dapat menjamin keberlangsungan keluarga, sebaliknya kehilangannya dapat menimbulkan masalah yang sangat pelik bagi keluarga yang ditinggalkan.
Dengan demikian, dalam konteks manajemen risiko, risiko kehilangan sang pencari nafkah menjadi prioritas untuk dikelola. Kita mengenalnya dengan asuransi, yaitu membagi risiko dengan pihak ketiga, yang secara khusus disebut sebagai asuransi jiwa.
Prioritas berikutnya adalah asuransi pendidikan anak. Hal tersebut dengan alasan bahwa pendidikan anak akan menjadi salah satu biaya yang mahal nantinya. Asuransi pendidikan anak bukan hanya dalam konteks membagi risiko, namun juga dalam konteks mengumpulkan dana pendidikan sedari dini. Biaya pendidikan telah menjadi salah satu biaya yang signifikan dalam anggaran perusahaan.
Alasan lain asuransi dana pendidikan anak menjadi prioritas adalah karena tentunya sebagai orang tua kita tidak rela anak kita tidak mendapatkan pendidikan yang layak nantinya. Memang layak tidak selalu harus mahal, namun kecenderungan saat ini, biaya pendidikan akan selalu meningkat seiring dengan meningkatnya tuntutan akan kualitas pendidikan.
Setelah asuransi jiwa dan asuransi pendidikan anak terpenuhi, kita bisa mengalokasikan dana kita untuk asuransi kesehatan, menambah manfaat untuk penyakit kritis dan disabilities.
Dan yang terakhir, baru kita berpikir tentang asuransi yang berbasis investasi, seperti asuransi link. Kenapa asuransi link menjadi prioritas terakhir?, karena asuransi link masih mengandung risiko investasi yang harus diwaspadai. Walaupun kita dapat memilih instrumen investasi yang kita inginkan, sebagian besar asuransi link masih mengandalkan pasar modal sebagai salah satu instrumen utama investasi. Karena kecenderungan pasar modal dapat memberikan imbalan keuntungan yang lebih tinggi. Namun demikian, seperti halnya kata pameo, high risk - high gain, janji imbalan keuntungan tinggi tersebut juga disertai risiko yang lebih tinggi.
Jangan sampai kita bermain-main dengan produk asuransi yang tidak pasti, seperti investasi asuransi link, sementara kita tidak mempunyai produk asuransi yang bersifat pasti.
Bagaimana pendapat Anda? Be first to comment this article | Views: 255 |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Ditulis oleh Dikky Zulfikar
|
|
Friday, 07 August 2009 |
|
Acara Family Gathering dan Baksos telah dilakukan, we are happy... very happy. Kami telah memilih Ketua Panitia untuk menyelenggarakan acara FG dan Baksos 2010, dia adalah Bambang Urisa. Berikut sedikit foto Family Gathering. Lebih banyak foto bisa dilihat di facebook kami, atau facebook group STAN93.  
Be first to comment this article | Views: 256 |
|
|
Ditulis oleh Dikky Zulfikar
|
|
Thursday, 16 July 2009 |
Jangan Ketinggalan di Acara Family Gathering dan Bakti Sosial 2009
Acara Family Gathering dan Bakti Sosial berupa one day trip dengan thema: “Semakin Dekat Semakin Erat” Acara dilaksanakan di Hotel Nirwana Lembang, Jalan Anggrek Nomor 38, Cikole, Lembang Hari Sabtu, Tanggal 18 Juli 2009, Pukul 07.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB
Baksos berupa Khitanan massal 50 anak dari keluarga kurang mampu (Alhamdulilah, saldo iuran kita tahun lalu dapat mewujudkannya, terima kasih untuk teman-teman yang sudah ambil bagian) Bagi yang belum mendaftar silahkan hubungi: Lies Tania Tantri 08129413800 Riza Pahlevi 0811177793 Cara Pembayaran, transfer melalui Rek BCA cab Hasyim Ashari no. 262-014-4455 a/n Muhammad Riza Pahlevi. Be first to comment this article | Views: 272 |
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 4 dari 21 |