Home Berita Artikel Biz@Stan93 Forum Download Links Kontak Search

Login Form






Lupa Kata Sandi?
Belum memiliki akun? Daftar

Komentar Terakhir

Pentingnya Audit Sistem Inform...
Sudah lama diwajibkan kok Dikky, lihat PSA No. 57 (SA Seksi ...
04/03/09 12:40 More...
By Chandra Yulistia

Draft AD/ART STAN93
Pengumuman: Pak Novi akan menyelenggarakan diskusi AD/ART m...
22/01/09 14:51 More...
By agul

Pertemuan Pre-Kongres di Setia...
Skype, Rabu, 21 Januari 2009: [10:54:31 AM] Sjafardamsah ...
21/01/09 16:06 More...
By agul

Pohon Kita Tambah Besar
Cup-cup-cup... tanya Deni tuh, kambingnya kan Deni Tea. :gr...
02/01/09 07:05 More...
By Dikky Zulfikar

Pohon Kita Tambah Besar
:cry nama gw kagak disebut...hiks.....apa dah dimakan kambin...
01/01/09 19:39 More...
By Dadan Kusumawardana

Who's Online

Saat ini adai 10 tamu-tamu online
Home
Prioritas Asuransi Kita
Tips Investasi
Ditulis oleh Dikky Zulfikar   
Saturday, 08 August 2009
Image**Tulisan ini saya dedikasikan kepada TJS dan Tim yaitu Kepala Bidang Bisnis & Investasi STAN’93 Community yang berencana mengadakan workshop tentang Kebebasan Financial pada momen hari kemerdekaan nanti. Ayo TJS dan tim, wujudkan acara tersebut, kami butuh pengetahuan tentang manajemen dana keluarga.**

Bu Anggraeni, seorang agen asuransi, mengatakan bahwa seorang laki-laki kepala rumah tangga jangan berinvestasi pada asuransi link sebelum memiliki asuransi jiwa dan asuransi pendidikan.

Terus terang sebelum mendapatkan nasehat dari Bu Anggraeni, saya masih bingung menentukan apa yang menjadi prioritas dalam berasuransi. Kita seringkali mendapatkan tawaran asuransi, baik itu asuransi jiwa, asuransi pendidikan, asuransi link, dan berbagai macam jenisnya. Karena banyaknya tawaran tersebut, saya secara pribadi menjadi bingung dan tidak tahu mana yang harus diprioritaskan. Menurut agen asuransi semuanya baik dan perlu. Bahkan pernah terjadi, saya mengasuransikan mobil saya, tapi tidak mempunyai asuransi untuk jiwa saya, konyol kan.

Saya pikir, nasehat Bu Anggraeni sangat masuk akal. Sebagai seorang kepala rumah tangga dan pencari nafkah posisi seorang laki-laki memang sangat strategis dan menentukan. Keberadaannya dapat menjamin keberlangsungan keluarga, sebaliknya kehilangannya dapat menimbulkan masalah yang sangat pelik bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dengan demikian, dalam konteks manajemen risiko, risiko kehilangan sang pencari nafkah menjadi prioritas untuk dikelola. Kita mengenalnya dengan asuransi, yaitu membagi risiko dengan pihak ketiga, yang secara khusus disebut sebagai asuransi jiwa.

Prioritas berikutnya adalah asuransi pendidikan anak. Hal tersebut dengan alasan bahwa pendidikan anak akan menjadi salah satu biaya yang mahal nantinya. Asuransi pendidikan anak bukan hanya dalam konteks membagi risiko, namun juga dalam konteks mengumpulkan dana pendidikan sedari dini. Biaya pendidikan telah menjadi salah satu biaya yang signifikan dalam anggaran perusahaan.

Alasan lain asuransi dana pendidikan anak menjadi prioritas adalah karena tentunya sebagai orang tua kita tidak rela anak kita tidak mendapatkan pendidikan yang layak nantinya. Memang layak tidak selalu harus mahal, namun kecenderungan saat ini, biaya pendidikan akan selalu meningkat seiring dengan meningkatnya tuntutan akan kualitas pendidikan.

Setelah asuransi jiwa dan asuransi pendidikan anak terpenuhi, kita bisa mengalokasikan dana kita untuk asuransi kesehatan, menambah manfaat untuk penyakit kritis dan disabilities.

Dan yang terakhir, baru kita berpikir tentang asuransi yang berbasis investasi, seperti asuransi link. Kenapa asuransi link menjadi prioritas terakhir?, karena asuransi link masih mengandung risiko investasi yang harus diwaspadai. Walaupun kita dapat memilih instrumen investasi yang kita inginkan, sebagian besar asuransi link masih mengandalkan pasar modal sebagai salah satu instrumen utama investasi. Karena kecenderungan pasar modal dapat memberikan imbalan keuntungan yang lebih tinggi. Namun demikian, seperti halnya kata pameo, high risk - high gain, janji imbalan keuntungan tinggi tersebut juga disertai risiko yang lebih tinggi.

Jangan sampai kita bermain-main dengan produk asuransi yang tidak pasti, seperti investasi asuransi link, sementara kita tidak mempunyai produk asuransi yang bersifat pasti.

Bagaimana pendapat Anda?

Be first to comment this article | Views: 255

Baca lebih lanjut...
 
Family Gathering 2009 Sindang Reret
Aktifitas
Ditulis oleh Dikky Zulfikar   
Friday, 07 August 2009

Acara Family Gathering dan Baksos telah dilakukan, we are happy... very happy. Kami telah memilih Ketua Panitia untuk menyelenggarakan acara FG dan Baksos 2010, dia adalah Bambang Urisa. 

Berikut sedikit foto Family Gathering. Lebih banyak foto bisa dilihat di facebook kami, atau facebook group STAN93.

ImageImageImage 

 

Be first to comment this article | Views: 256

 
Family Gathering dan Baksos 2009
Pengumuman
Ditulis oleh Dikky Zulfikar   
Thursday, 16 July 2009
Jangan Ketinggalan di Acara Family Gathering dan Bakti Sosial 2009

Acara Family Gathering dan Bakti Sosial berupa one day trip dengan thema: “Semakin Dekat Semakin Erat”
Acara dilaksanakan di Hotel Nirwana Lembang, Jalan Anggrek Nomor 38, Cikole, Lembang
Hari Sabtu, Tanggal 18 Juli 2009, Pukul 07.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB      

Baksos berupa Khitanan massal 50 anak dari keluarga kurang mampu (Alhamdulilah, saldo iuran kita tahun lalu dapat mewujudkannya, terima kasih untuk teman-teman yang sudah ambil bagian)
 
Bagi yang belum mendaftar silahkan hubungi:
Lies Tania Tantri 08129413800
Riza Pahlevi 0811177793
 
Cara Pembayaran, transfer melalui Rek BCA cab Hasyim Ashari no. 262-014-4455 a/n Muhammad Riza Pahlevi.

Be first to comment this article | Views: 272

 
AD ART STAN93 Community
Pengumuman
Ditulis oleh agul   
Sunday, 01 March 2009

Kongres STAN93 Community Pertama telah dilaksanakan tanggal 31 Januari 2009. Hasil dari Kongres tersebut adalah AD ART STAN93 Community. Diharapkan dengan adanya AD ART tersebut, kegiatan STAN93 Community telah memiliki pedoman yang lebih jelas.

Berikut ini adalah AD ART yang telah resmi menjadi pedoman STAN93 Community:

 

Be first to comment this article | Views: 630

Baca lebih lanjut...
 
Pertemuan Pre-Kongres di Setiabudi (16-Jan-2009)
Pertemuan
Ditulis oleh agul   
Wednesday, 21 January 2009

Laporan Dikky Zulfikar:

Dear Rekans STAN93,
Berikut laporan saya tentang hasil meeting tempo hari di Setiabudi.

Kumpul-kumpul di Platters Setiabudi dihadiri oleh: Ary Nugroho, Bambang Urisa (dan calon), Parlindungan Silaen, Rice, Olin, Yanti dan Suami, Fanani, Novi Munarianto, DZ, Sjafardamsah, dan Nitnot.
Beberapa hal yang diputuskan adalah sebagai berikut:

Kita akan mengadakan Kongres pada hari Sabtu tanggal 31 Januari 2008

Tujuan Kongres adalah:

Silaturahmi dan makan siang bersama.
Saya sengaja sebutkan pertama kali hal ini adalah agar kita tidak terlalu formal dalam kegiatan ini, serius tapi santai. Yang penting kita ketemu bisa bertukar cerita, sambil membahas masalah masa depan komunitas kita. Untuk acara kumpul-kumpul ini, pembiayaannya akan menggunakan dana kas kita. Perkiraan jumlah biaya perorang adalah Rp50.000 – Rp 75.000. Saya harap, panitia bisa mendapatkan tempat yang baik dengan budget tersebut.

Pengesahan ADART STAN93
ADART adalah dokumen organisasi yang harus ada. Jadi mau tidak mau harus kita buat dan putuskan keabsahannya. Dalam waktu dekat, Bung Novi Munarianto dan Nitnot akan mengundang teman2 untuk melakukan virtual meeting lewat yahoo messenger untuk membahas detil pasal per pasal sambil mencari masukan ide dan usulan dari rekan2. Segala macam hal dan perdebatan diharapkan terjadi di forum tersebut (plus milis, FB, skype) sehingga nanti pada waktu kongres kita tinggal mengesahkannya saja.  Ajang YM tersebut sekaligus menjadi forum bagi tim formatur yang dulu pernah dibuat untuk berdiskusi tentang draft ADART kita.
 
Pemilihan Ketua STAN93
Kita membutuhkan Ketua STAN93 yang dipilih oleh Kongres, sebagai bentuk pemegang keputusan tertinggi. Rekan-rekan dipersilahkan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua STAN93 yang akan disahkan lewat kongres kita nanti. 

Adapun saya, dan para kepala bidang (Bidang Bisnis Tedy J Sitepu, Bidang Sosial Sjafardamsah, Bidang Kegiatan Deni Ridwan, Bidang Marketing Humas Novi Munarianto, Sekretarian dan Data Nindityo, Komite Audit Tarko Sunaryo) nanti akan menyerahkan kepengurusan kepada Ketua STAN93 hasil pilihan kongres. (untuk melihat selengkapnya Bidang-bidang dan rekan2 yang terlibat lihat arsip di http://stan93.com/index.php?option=com_content&task=view&id=13&Itemid=1

Peserta Kongres adalah seluruh alumni STAN93. Perkiraan dan harapan yang akan datang dari para alumni adalah sebanyak 50 orang. Mohon rekan-rekan mempersiapkan diri dan melakukan konfirmasi kedatangan pada Sdr. Rice Wandansari. Kalau pun pesertanya kurang dari target tersebut, kami akan tetap meneruskan Kongres dan mengambil keputusan dalam kongres tersebut. Kami harap, berapapun yang hadir sudah bisa mewakili teman-teman angkatan. Kalau pun peserta yang konfirmasi lebih dari 50 orang, kami akan mempertimbangkan penambahan jumlah kursi.

Panitia Kongres adalah Bung Parlindungan Silaen dan Rice Wandansari yang sedang melakukan survey tempat yang cocok untuk kita kumpul2.

Demikian sekilas laporan dari saya. Rekan-rekan yang hadir di acara, silahkan memberikan tambahan atau koreksi yang diperlukan.

Wassalam

DZ 

Comments (1) | Views: 571

 
Pohon Kita Tambah Besar
Inspirasi
Ditulis oleh DZ   
Thursday, 01 January 2009
Image"True friendship is a plant of slow growth, and must undergo and withstand the shocks of adversity before it is entitled to the appellation." - George Washington

Pagi ini, 1 Januari 2009, saya bersepeda ke Kampus STAN, Jurangmangu. Selain untuk berolahraga, saya sangat ingin melihat pohon-pohon yang kita tanam 17 Agustus 2008 lalu.

Setelah hampir 2 jam perjalanan, akhirnya saya sampai di Kampus. Dari kejauhan terlihat pohon-pohon kita di depan Gedung P. Mereka tumbuh terawat. Bahkan peneng namanya pun masih tertancap rapi.

Hai Nit, Nov, Calvin, Safar... nama-nama mereka yang saya lihat di Depan Gedung P. Saya menuju ke Gedung E. Di depan dan belakang Gedung E kita menanam lebih banyak lagi pohon. Syukurlah mereka selamat dari godaan kambing-kambing kampus. Mereka sudah tinggi, bahkan ada yang sampai 5 meteran.Tapi ujian buat pohon-pohon kita tidak sebatas para kambing, nantinya tangan-tangan usil, kekeringan, maupun kebijakan kampus kita akan menjadi penentu kelangsungan pohon kita.  

Kalau saja semuanya berjalan baik, saya membayangkan beberapa tahun lagi, areal depan gedung E akan menjadi taman yang sangat rimbun penuh dengan pepohonan.

Hai Dahlia, Indra, Heru, Marlan, dan masih banyak lagi nama-nama Komunitas STAN93 tertancap di sana. Saya berdiri diantara pohon-pohon dan kembali merasa di tengah sahabat-sahabat saya.

Persahabatan kita telah kita tanamkan, akar-akarnya akan mengikat tanah, dahan-dahan dan ranting akan bertambah besar dan banyak, memberikan keteduhan dan kesegaran, membantu bumi ini menjadi lebih sehat. Memberikan inspirasi dan semangat bagi siapapun yang berada di sekitarnya.

Persahabatan tidak cukup hanya ditanamkan dan bukan pula perkara instan. Menggubah lirik lagu Raihan, persahabatan tidak bisa dibeli ditepian pantai. Kita pun perlu menyiraminya sepanjang waktu. Agar tetap segar, subur, dan tumbuh kuat. Menyiraminya pun bukan tugas si A maupun si B, itu adalah tugas kita semua, bersama-sama. Kita perlu sirami dengan keikhlasan dan persatuan karena persahabatan penuh dengan perbedaan dan perselisihan prioritas.   

Perlu saya kabarkan juga, di Kampus kita sedang dibangun gedung baru. Gedung tersebut berada disebelah Gedung L menghadap ke arah Bintaro. Hal lain adalah, di sekitar pohon-pohon kita di Gedung P juga ditanami pohon-pohon baru. Taman di depan Gedung P juga dirawat dan dibuat dengan rapi dan indah. Jalanan yang melingkar, terutama dari pintu Bintaro arah Gedung F dan Gedung G dirapikan dan diperlebar. Sehingga mobil bisa berlalu lalang.

Selamat tahun baru 2009, para Sahabat. Semoga Tuhan menganugerahkan tahun 2009 sebagai tahun yang lebih baik dari tahun 2008 lalu.

Comments (2) | Views: 564

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 16 dari 21