|
|
Home Artikel |
= ARTIKEL =
|
Inspirasi
|
|
Ditulis oleh DZ
|
|
Thursday, 01 January 2009 |
"True friendship is a plant of slow growth, and must undergo and withstand the shocks of adversity before it is entitled to the appellation." - George Washington
Pagi ini, 1 Januari 2009, saya bersepeda ke Kampus STAN, Jurangmangu. Selain untuk berolahraga, saya sangat ingin melihat pohon-pohon yang kita tanam 17 Agustus 2008 lalu.
Setelah hampir 2 jam perjalanan, akhirnya saya sampai di Kampus. Dari kejauhan terlihat pohon-pohon kita di depan Gedung P. Mereka tumbuh terawat. Bahkan peneng namanya pun masih tertancap rapi.
Hai Nit, Nov, Calvin, Safar... nama-nama mereka yang saya lihat di Depan Gedung P. Saya menuju ke Gedung E. Di depan dan belakang Gedung E kita menanam lebih banyak lagi pohon. Syukurlah mereka selamat dari godaan kambing-kambing kampus. Mereka sudah tinggi, bahkan ada yang sampai 5 meteran.Tapi ujian buat pohon-pohon kita tidak sebatas para kambing, nantinya tangan-tangan usil, kekeringan, maupun kebijakan kampus kita akan menjadi penentu kelangsungan pohon kita.
Kalau saja semuanya berjalan baik, saya membayangkan beberapa tahun lagi, areal depan gedung E akan menjadi taman yang sangat rimbun penuh dengan pepohonan.
Hai Dahlia, Indra, Heru, Marlan, dan masih banyak lagi nama-nama Komunitas STAN93 tertancap di sana. Saya berdiri diantara pohon-pohon dan kembali merasa di tengah sahabat-sahabat saya.
Persahabatan kita telah kita tanamkan, akar-akarnya akan mengikat tanah, dahan-dahan dan ranting akan bertambah besar dan banyak, memberikan keteduhan dan kesegaran, membantu bumi ini menjadi lebih sehat. Memberikan inspirasi dan semangat bagi siapapun yang berada di sekitarnya.
Persahabatan tidak cukup hanya ditanamkan dan bukan pula perkara instan. Menggubah lirik lagu Raihan, persahabatan tidak bisa dibeli ditepian pantai. Kita pun perlu menyiraminya sepanjang waktu. Agar tetap segar, subur, dan tumbuh kuat. Menyiraminya pun bukan tugas si A maupun si B, itu adalah tugas kita semua, bersama-sama. Kita perlu sirami dengan keikhlasan dan persatuan karena persahabatan penuh dengan perbedaan dan perselisihan prioritas.
Perlu saya kabarkan juga, di Kampus kita sedang dibangun gedung baru. Gedung tersebut berada disebelah Gedung L menghadap ke arah Bintaro. Hal lain adalah, di sekitar pohon-pohon kita di Gedung P juga ditanami pohon-pohon baru. Taman di depan Gedung P juga dirawat dan dibuat dengan rapi dan indah. Jalanan yang melingkar, terutama dari pintu Bintaro arah Gedung F dan Gedung G dirapikan dan diperlebar. Sehingga mobil bisa berlalu lalang.
Selamat tahun baru 2009, para Sahabat. Semoga Tuhan menganugerahkan tahun 2009 sebagai tahun yang lebih baik dari tahun 2008 lalu. Comments (2) | Views: 565 |
|
|
Akuntansi
|
|
Ditulis oleh Chandra Yulistia
|
|
Thursday, 28 August 2008 |
|
Dengan pemahaman bahwa manajemen TIK di lembaga pemerintahan merupakan suatu hal rumit dan kompleks serta penting bagi layanan publik, maka sudah pasti semua pimpinan lembaga pemerintahan ingin mengetahui kondisi ketatakelolaan TIK yang selama ini telah dilaksanakan di lembaganya. Berikut jurusnya. Pendahuluan Kita seringkali sulit untuk dapat menjawab beberapa pertanyaan ini : 1. Apakah aset Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) yang kita miliki sudah dilindungi dengan layak dari risiko kerusakan, kehilangan, kesalahan atau penyalahgunaan ? 2. Apakah informasi yang diolah melalui TIK tersebut sudah dapat kita yakini integritasnya (kelengkapan dan akurasi) ? 3. Apakah solusi TIK yang kita kembangkan sudah dapat mencapai tujuannya dan membantu pencapaian tujuan lembaga kita dengan efektif ? 4. Apakah sumber daya TIK yang kita miliki sudah dimanfaatkan dengan efisien dan bertanggung jawab ? Comments (2) | Views: 10098 |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Akuntansi
|
|
Ditulis oleh Tarko Sunaryo
|
|
Tuesday, 26 August 2008 |
Pada tahun 2007 Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Indonesia mengesahkan tiga Exposure Draft menjadi PSAK yaitu PSAK No 13 (revisi 2007) Properti Investasi, PSAK No. 16 (revisi 2007) Aset Tetap dan PSAK No. 30 (revisi 2007) Sewa. Ketiga PSAK tersebut berlaku efektif untuk penyusunan laporan keuangan untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2008. Ketiga PSAK tersebut terutama membahas mengenai standar perlakuan akuntansi untuk aset tetap. Pengesahan ketiga PSAK tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses konvergensi PSAK terhadap International Financial Reporting Standard (IFRS). Oleh karena itu materi PSAK baru tersebut diambil seluruhnya dari IFRS dengan beberapa penyesuaian karena ada beberapa nomor IFRS yang belum diadopsi di dalam PSAK.
Dengan berlaku secara efektif ketiga PSAK tersebut maka PSAK lama yaitu PSAK No. 13 (1994) Akuntansi untuk Investasi, PSAK No. 16 (1994) Aktiva Tetap dan Aktiva lain-lain, PSAK No. 17 (1994) Akuntansi Penyusutan dan PSAK No. 30 (1990) Akuntansi Sewa Guna Usaha menjadi tidak berlaku untuk penyusunan laporan keuangan sebuah entitas. Be first to comment this article | Views: 3703 |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
|
|